Pengacara: Klaim tentang pengikut Gülen ada di antara ‘kelompok jihad’ adalah fitnah tak berdasar

Home » Indonesian » Media » Berita » Pengacara: Klaim tentang pengikut Gülen ada di antara ‘kelompok jihad’ adalah fitnah tak berdasar

Pengacara: Klaim tentang pengikut Gülen ada di antara 'kelompok jihad' adalah fitnah tak berdasar

Pengacara dari Fethullah Gülen sangat menolak klaim oleh publikasi Perancis bahwa pengikut Gülen ada diantara anggota formasi jihad diduga didukung oleh Turki untuk melawan cabang politik teroris Partai Buruh Kurdistan (PKK) di Suriah sebagai fitnah tak berdasar.

“Klaim yang dimaksud adalah fitnah terang-terangan tak berdasar dan tidak ada bukti. Menyebutkan nama klien saya, yang mendasarkan seluruh hidupnya pada toleransi, dialog, perdamaian, cinta untuk rakyat dan negara , adalah-untuk mengatakan paling tidak – kejam dan menunjukkan kurangnya kecerdasan,” kata pengacara Nurullah Albayrak dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Intelligence Online Perancis mengklaim dalam sebuah berita dalam edisi terbaru yang dipublikasikan pada hari Rabu bahwa Turki mendorong pembentukan brigade jihad yang disebut “Katibat al-Taliban” (KaT), yang dilaporkan dibuat secara eksklusif dari Kurdi, untuk bertarung dengan partai Democratic Union Party (PYD). Berita ini juga mengklaim bahwa beberapa pejuang dari kelompok yang diduga adalah “anggota PKK yang masuk Islam di penjara Turki,” sementara yang lain berasal dari sekolah yang didirikan oleh para pengikut Gülen.

“Klaim bahwa siswa yang menerima pendidikan di sekolah yang didirikan oleh anggota gerakan Gülen adalah salah satu anggota kelompok yang didirikan untuk berlatih perang adalah fitnah tak berdasar dan tidak adil yang jelas bertujuan untuk memfitnah klien saya dan anggota relawan gerakan Gülen, “kata Albayrak.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa siapa saja yang memiliki hati nurani dan percaya pada aturan hukum tidak akan bergaul dengan lembaga pendidikan yang dibuka oleh pengikut Gülen – yang membela perdamaian, persaudaraan dan toleransi dan mempromosikan perdamaian dalam mengatasi permasalahan sosial sepanjang hidupnya – dengan “perang.”

Pengacaranya juga berjanji untuk mengambil tindakan hukum terhadap publikasi tersebut, menuntut publikasi yang menghubungkan nama-nama lembaga pendidikan yang terinspirasi oleh Gülen dengan kegiatan lain “melanggar hukum” di luar pendidikan.

“Kami menghentikan tujuan fitnah pada klien saya, yang tidak memiliki pemikiran lain kecuali melayani kemanusiaan, dengan kebijaksanaan publik,” tambahnya.

Gülen adalah seorang sarjana Islam Turki yang terkenal karena ajarannya yang mempromosikan saling pengertian dan toleransi antar budaya. Dia telah merintis kegiatan pendidikan di sejumlah negara, bersama dengan upaya untuk mempromosikan kegiatan antar budaya dan antar agama di seluruh dunia.

Ia juga menulis hampir 50 buku dalam bahasa Turki, beberapa di antaranya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa.

Share:

More Posts

Tempat-Tempat Hening dan Program Membaca

Tanya: Aktivitas yang diliputi oleh kebisingan dan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari membuat manusia masa kini merasa butuh akan tempat menyepi dan desa yang hening. Tak hanya mereka, hati kaum mukminin juga ingin menggunakan kawasan-kawasan sunyi tersebut demi kehidupan hati dan jiwa mereka. Hal apa saja yang harus dipertimbangkan supaya program yang disusun dapat memberikan hasil yang…

Tujuan yang diharapkan dari Pendidikan

Aku beberapa kali bertanya kepada teman-teman kita: “Apakah guru-guru Anda pernah bertanya seperti ini meskipun hanya sekali: ‘Murid-murid! Tujuan kita belajar adalah menjelaskan keindahan-keindahan agama kepada umat manusia yang merupakan anak yatim piatu dari negeri Atlantis yang hilang, di mana pandangan anak-anak ini tertuju pada cakrawala yang menjadi tempat bagi kebenaran muncul; mereka adalah anak-anak…

Refleksi Idulfitri

Pertanyaan: Apa yang akan Anda rekomendasikan untuk memastikan bahwa hari raya, yang merupakan hari sukacita dan kegembiraan, dapat dirasakan dan dihayati dengan baik dan dimanfaatkan sesuai dengan muhkamat agama? [1]
 
Jawaban: Dalam Islam, setiap ibadah dan perintah memiliki maknanya masing-masing. Kemampuan menyimak makna terdalam dalam setiap ibadah pertama-tama bergantung pada kualitas iman, dan kedua pada gagasan pembaharuan…

Hubungan Antara Orang Tua dan Anak

Pertanyaan: 
Sudah dikatakan dari sejak dahulu, sebagaimana juga ditegaskan dalam Al-Quran, bahwa anak adalah sarana ujian bagi orang tuanya. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut?[1]
 
Jawaban: 
Kehidupan dunia dengan segala rasa manis dan pahit getirnya adalah kehidupan yang menyiapkan proses perpindahan kita ke alam keabadian. Pada saat yang sama, hidup ini penuh dengan ujian dan cobaan. Anak-anak meskipun…

Amanah Tugas

Tanya: Apakah tepat jika seseorang yang diberi amanah tugas berpikir bahwasanya kapasitas dirinya tidak memadai dan karena tak mampu menunaikan secara layak tugas yang diamanahkan kemudian mengajukan pengunduran diri?[1]
 
Menampilkan Sikap Tepat demi Menegakkan Kebenaran
Jawaban: 
Barangkali ada beberapa alasan yang melatarbelakangi seseorang mengajukan pengunduran diri dari tugas. Pertama-tama, kita harus mengevaluasinya dengan timbangan nurani dan akal sehat…

Representasi dari Cita-Cita Menghidupkan Orang Lain

Cita-cita menghidupkan orang lain yang meliputi pengertian memikirkan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaannya sendiri, rela melakukan pengorbanan supaya orang lain bisa bahagia, hidup demi menjadi sumber kehidupan bagi orang lain, serta mengorbankan kehidupannya supaya orang lain bisa hidup merupakan cita-cita paling agung bagi manusia. Para nabi yang merupakan sosok manusia paling agung serta tokoh-tokoh mulia…

Sikap yang Tepat dalam Menyikapi Penugasan dan Mutasi

Tanya: Apa sikap yang tepat dalam menyikapi penugasan dan mutasi di setiap institusi?[1]
Jawab: Indikator keberhasilan penunjukan dan penugasan dalam suatu institusi, pertama-tama, dimulai dari rasa saling percaya antara pihak manajerial dengan staf yang akan ditunjuk atau ditugaskan. Apabila pihak manajerial atau divisi pengembangan sumber daya manusia (SDM) menunaikan amanah yang dipercayakan kepada mereka dengan benar,…

Kriteria Pengorbanan dan Keseimbangan dalam Berinfak

Tanya:  Apakah terdapat batas dalam mengerjakan pengabdian-pengabdian di jalan Allah? Bagaimana seharusnya kriteria pengorbanan materi dan maknawi bagi seorang manusia yang mendedikasikan kehidupannya untuk pengabdian-pengabdian di bidang pendidikan?[1] 
 
Jawab: Sebagaimana diketahui, dari sisi hubungannya dengan Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada manusia yang derajatnya sama. Barangkali di antara mereka terdapat jarak yang jauhnya antara bumi dan…

Membantu Mereka yang Membutuhkan tanpa Ternodai Kepentingan Kelompok

Tanya: Salah satu sifat pembeda insan hizmet adalah dimilikinya karakter “membantu sesama”. Kegiatan apa saja yang bisa kita kembangkan untuk mempraktikkannya?[1]
 
Jawab: Membantu sesama adalah undangan yang paling fasih untuk mengajak orang lain menuju inayat Allah. Rasulullah bersabda: 
مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ…

Lomba Tanpa Tanding

Tanya: murid-murid istimewa Al-Qur’an ditekankan supaya menjauhi sikap iri serta tidak memancing orang lain iri kepada mereka. Dari sisi ini, bagaimana Anda memandang sosok-sosok yang berada dalam barisan terdepan perlombaan kebaikan di mana zakat dan sedekah mereka tunaikan secara terang-terangan demi memotivasi semangat kebaikan orang lain? Lalu, bagaimana Anda melihat mereka yang tak mampu menjaga…

Send Us A Message