Apakah Pencerahan Gülen itu Sebuah Inisiatif Masyarakat Sipil?

Home » Indonesian » Hizmet » Apakah Pencerahan Gülen itu Sebuah Inisiatif Masyarakat Sipil?

Fethullah Gülen

Masyarakat sipil dideskripsikan sebagai sebuah arena di luar lingkup negara yang menjalankan aktivitas persahabatan, klub, institusi keagamaan, asosiasi bisnis, serikat pekerja, kelompok hak asasi manusia dan asosiasi relawan lainnya. Warga negara diberikan berbagai peluang untuk belajar berdemokrasi tentang perkumpulan bebas, dialog nonkoersif dan inisiatif sosio-ekonomik.1 Pengertian tentang masyarakat sipil atau organisasi masyarakat sipil mencakup berbagai organisasi pribadi, yaitu di luar struktur institusional pemerintah. Hal ini juga berbeda dari organisasi bisnis. Organisasi ini didirikan bukan mencari keuntungan materi atau mendistribusikan profit kepada para direktur atau pemilik usaha. Organisasi ini mengatur diri sendiri dimana individu bebas untuk bergabung atau mendukung organisasi itu secara sukarela.

Meskipun beragam, layanan dan institusi (SMO) yang diberikan oleh Gerakan Gülen memiliki karakteristik umum dengan mengiden-tifikasikan organisasi ini ke dalam sektor sipil sosial. Layanan dan institusi ini bukan bagian dari perangkat pemerintahan dan berbeda dengan organisasi swasta lainnya, layanan dan institusi ini dibentuk untuk melayani publik, bukan menghasilkan keuntungan bagi aktor yang terlibat di dalamnya.[1]

Sejalan dengan definisi di atas, layanan dan institusi ini meru-pakan sebuah komitmen terhadap kebebasan dan inisiatif personal.

Layanan dan institusi ini mendorong dan memungkinkan anggota masyarakat untuk mengambil manfaat dari hak-hak hukum warga negara untuk bertindak berdasarkan kewenangan mereka sendiri agar dapat memperbaiki kualitas hidup mereka serta juga orang lain.

SMO pada dasarnya tidak bersifat komersial. Hal ini lebih mene-kankan aspek solidaritas dalam proyek-proyek layanan dan altruisme yang diorganisasi secara kolektif. SMO mencakup gagasan atau ide bagi individu yang memiliki tanggung jawab tidak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga bagi komunitasnya. Di ranah hukum seperti ini, Pencerahan Gülen menggabungkan struktur privat dan tujuan publik dengan memberikan masyarakat institusi-institusi privat yang memberikan layanan untuk tujuan umum. Hubungan SMO dengan berbagai warga masyarakat melalui beragam jaringan yang mereka miliki dan ditangani secara profesional oleh masyarakat sipil. Hal ini dapat meningkatkan fleksibilitas dan kapasitas Gerakan ini dalam mendorong dan mengarahkan inisiatif privat untuk mendukung tujuan pendidikan umum dan layanan sukarela.

Pencerahan Gülen terkenal karena kontribusinya yang substansial dan berkelanjutan terhadap potensi warga negara. Dimana mereka dapat menyalurkan energi untuk menemukan dan menerapkan solusi baru dalam mengembangkan diri mereka sendiri. Hal ini mendorong partisipasi sukarela jaringan warga negara yang berkomitmen dalam hubungan yang saling mempercayai, bekerja melalui dialog dan upaya kolaborasi dengan tujuan bersama memperbaiki layanan masyarakat.

Dengan demikian, gerakan ini merupakan sebuah agen atas nama negara secara keseluruhan yang didasari akumulasi modal sosial. Ketika menjelaskan topik ini, Putnam (2000) mengatakan modal sosial merujuk pada:

Hubungan antara individu—jaringan sosial dan norma timbal balik serta saling mempercayai yang timbul dari individu-individu tersebut. Dalam hal ini modal sosial sangat terkait dengan apa yang disebut dengan kesalehan sosial (social virtue). Perbedaan-nya adalah modal sosial menghendaki perhatian jaringan sosial, sementara kesalehan sosial memiliki posisi yang paling kuat ketika dikaitkan dengan intensitas jaringan dalam hubungan sosial timbal balik. Sebuah masyarakat dengan individu-individu yang bersikap bijak tetapi terisolasi tidaklah harus kaya dalam modal sosial.

Menurut Weller walaupun acapkali diabaikan dalam konstruk-si sosial dan politik modernitas, kepercayaan dan organisasi yang terinspirasi dari kepercayaan itu membentuk sebuah bagian sub-stansial dari masyarakat sipil dan […] memberi kontribusi yang signifikan terhadap pemeliharaan dan pengembangannya baik ikatan maupun jembatan modal sosial di dalam kegiatan sosial dari masyarakat sipil, sektor ketiga dan demokrasi.

Aspek sukarela dari asosiasi di dalamnya merupakan dimensi penting Pencerahan Gülen. Individu dengan bebas bergabung dengan asosiasi dan layanannya atas pilihan mereka sendiri, dan mereka juga bebas untuk keluar tanpa dipungut biaya sedikit pun. Apakah motivasi yang melatari untuk partisipasi para relawan ini merupakan kepuasan pribadi, ekspresi diri, pengembangan diri atau sesuatu yang lainnya, merupakan ungkapan dari hakikat indivi-dualistik dalam konsep masyarakat sipil.

Pada kenyataannya sebagai sebuah inisiatif otonom sipil secara keseluruhan, gerakan ini berada sepenuhnya di bagian luar saluran konvensional representasi politik—partai politik, pemerintah, negara, dan sebagainya. Namun demikian, tidak berarti gerakan ini berdiri dalam posisi melawan sistem politik, pemerintah atau demokratis. Jika tidak dipahami demikian maka siapapun akan salah dalam memahami realitas difusi jaringan sipil dari aksi kolektif ini.

Melalui manajemen dengan orientasi nonprofit dari institusi pendidikan dan budayanya, gerakan ini membedakan dirinya sendiri terutama dari aktor politik dan institusi formal. Bentuk aksi kolektifnya bermacam-macam, berubah-ubah dan secara simultan berada di dalam berbagai level ruang sosial yang berbeda-beda. Dalam hal ini Pencerahan Gülen tidak bersaing dengan pemerintah atau institusi negara.

Gerakan ini berurusan dengan manusia secara individual di ruang publik melalui organisasi sipil yang independen dan sah secara hukum. Ruang lingkup gerakan ini yang mencakup: sumber daya dan sasaran dari apa yang harus dilakukan terkait dengan manusia secara individual bersifat privat. Konsekuensi alamiah aksi ini adalah makin meluas gerakannya hingga lingkup sipil-publik. Pendekatannya dari bawah ke atas, yaitu mentrans-formasi individu melalui pendidikan untuk memudahkan konsolidasi sebuah masyarakat yang damai, harmonis, dan inklusif sebagai hasil pencerahan lingkungan publik. Hal ini bukan merupakan karakteristik pendekatan dari atas ke bawah, dari negara atau badan pemerintahan. Inilah dasar berpikir tentang penekanan Pencerahan Gülen untuk mengutamakan pendidikan sebagai komitmen gerakan ini:

Sebagai solusi setiap masalah dalam kehidupan ini sangatlah bergantung pada manusia, maka pendidikan merupakan sarana yang paling efektif tanpa melihat apakah kita memiliki sebuah sistem politik dan sosial yang lumpuh atau kita memiliki sistem yang beroperasi seperti mesin jam.

Dengan kata lain, kerja gerakan ini memperlihatkan sebuah perubahan dalam orientasi dari makro-politik ke mikro-politik. Walaupun asal usul dan layanan gerakan ini timbul dari sebuah inisiatif kepercayaan berbasis masyarakat sipil, tetapi wacana dan praktiknya menegaskan gagasan bahwa agama dan negara itu ada dan dapat terpisah dalam Islam; dan hal ini tidak membahayakan kepercayaan. Tetapi pada kenyataannya melindungi kepercayaan dan pengikutnya dari eksploitasi bahkan dapat memperkuat eksistensi mereka.

Setelah menganalisis gerakan sosial transnasional yang berasal dari masyarakat Muslim, Hendrick berkesimpulan:

Pencerahan Gülen muncul sebagai kontributor yang paling berhasil dari improvisasi Turki atas modernitas Islam, sebuah gerakan aktivis Islam sipil/kosmopolitan yang berupaya mewujudkan tujuannya transformasi global via investasi moral dalam ekonomi global, pendidikan moral dalam sains fisik, dan konvergensi moral dengan kelompok lain via toleransi dan dialog.

Karakteristik umum SMO gerakan ini membenarkan identifikasi Pencerahan Gülen sebagai sebuah inisiatif sipil dan gerakan masya-rakat sipil.

[1] Di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Perdana Menteri Turki Ecevit mengakui bagaimana inspirasi sekolah-sekolah di bawah Gerakan Gülen sebagai ’LSM’ untuk memberi kontribusi bagi kesejahteraan dan budaya Turki dan negara-negara lainnya. Lihat 3.2.6.

Share:

More Posts

Tempat-Tempat Hening dan Program Membaca

Tanya: Aktivitas yang diliputi oleh kebisingan dan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari membuat manusia masa kini merasa butuh akan tempat menyepi dan desa yang hening. Tak hanya mereka, hati kaum mukminin juga ingin menggunakan kawasan-kawasan sunyi tersebut demi kehidupan hati dan jiwa mereka. Hal apa saja yang harus dipertimbangkan supaya program yang disusun dapat memberikan hasil yang…

Tujuan yang diharapkan dari Pendidikan

Aku beberapa kali bertanya kepada teman-teman kita: “Apakah guru-guru Anda pernah bertanya seperti ini meskipun hanya sekali: ‘Murid-murid! Tujuan kita belajar adalah menjelaskan keindahan-keindahan agama kepada umat manusia yang merupakan anak yatim piatu dari negeri Atlantis yang hilang, di mana pandangan anak-anak ini tertuju pada cakrawala yang menjadi tempat bagi kebenaran muncul; mereka adalah anak-anak…

Refleksi Idulfitri

Pertanyaan: Apa yang akan Anda rekomendasikan untuk memastikan bahwa hari raya, yang merupakan hari sukacita dan kegembiraan, dapat dirasakan dan dihayati dengan baik dan dimanfaatkan sesuai dengan muhkamat agama? [1]
 
Jawaban: Dalam Islam, setiap ibadah dan perintah memiliki maknanya masing-masing. Kemampuan menyimak makna terdalam dalam setiap ibadah pertama-tama bergantung pada kualitas iman, dan kedua pada gagasan pembaharuan…

Hubungan Antara Orang Tua dan Anak

Pertanyaan: 
Sudah dikatakan dari sejak dahulu, sebagaimana juga ditegaskan dalam Al-Quran, bahwa anak adalah sarana ujian bagi orang tuanya. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut?[1]
 
Jawaban: 
Kehidupan dunia dengan segala rasa manis dan pahit getirnya adalah kehidupan yang menyiapkan proses perpindahan kita ke alam keabadian. Pada saat yang sama, hidup ini penuh dengan ujian dan cobaan. Anak-anak meskipun…

Amanah Tugas

Tanya: Apakah tepat jika seseorang yang diberi amanah tugas berpikir bahwasanya kapasitas dirinya tidak memadai dan karena tak mampu menunaikan secara layak tugas yang diamanahkan kemudian mengajukan pengunduran diri?[1]
 
Menampilkan Sikap Tepat demi Menegakkan Kebenaran
Jawaban: 
Barangkali ada beberapa alasan yang melatarbelakangi seseorang mengajukan pengunduran diri dari tugas. Pertama-tama, kita harus mengevaluasinya dengan timbangan nurani dan akal sehat…

Representasi dari Cita-Cita Menghidupkan Orang Lain

Cita-cita menghidupkan orang lain yang meliputi pengertian memikirkan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaannya sendiri, rela melakukan pengorbanan supaya orang lain bisa bahagia, hidup demi menjadi sumber kehidupan bagi orang lain, serta mengorbankan kehidupannya supaya orang lain bisa hidup merupakan cita-cita paling agung bagi manusia. Para nabi yang merupakan sosok manusia paling agung serta tokoh-tokoh mulia…

Sikap yang Tepat dalam Menyikapi Penugasan dan Mutasi

Tanya: Apa sikap yang tepat dalam menyikapi penugasan dan mutasi di setiap institusi?[1]
Jawab: Indikator keberhasilan penunjukan dan penugasan dalam suatu institusi, pertama-tama, dimulai dari rasa saling percaya antara pihak manajerial dengan staf yang akan ditunjuk atau ditugaskan. Apabila pihak manajerial atau divisi pengembangan sumber daya manusia (SDM) menunaikan amanah yang dipercayakan kepada mereka dengan benar,…

Kriteria Pengorbanan dan Keseimbangan dalam Berinfak

Tanya:  Apakah terdapat batas dalam mengerjakan pengabdian-pengabdian di jalan Allah? Bagaimana seharusnya kriteria pengorbanan materi dan maknawi bagi seorang manusia yang mendedikasikan kehidupannya untuk pengabdian-pengabdian di bidang pendidikan?[1] 
 
Jawab: Sebagaimana diketahui, dari sisi hubungannya dengan Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada manusia yang derajatnya sama. Barangkali di antara mereka terdapat jarak yang jauhnya antara bumi dan…

Membantu Mereka yang Membutuhkan tanpa Ternodai Kepentingan Kelompok

Tanya: Salah satu sifat pembeda insan hizmet adalah dimilikinya karakter “membantu sesama”. Kegiatan apa saja yang bisa kita kembangkan untuk mempraktikkannya?[1]
 
Jawab: Membantu sesama adalah undangan yang paling fasih untuk mengajak orang lain menuju inayat Allah. Rasulullah bersabda: 
مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ…

Lomba Tanpa Tanding

Tanya: murid-murid istimewa Al-Qur’an ditekankan supaya menjauhi sikap iri serta tidak memancing orang lain iri kepada mereka. Dari sisi ini, bagaimana Anda memandang sosok-sosok yang berada dalam barisan terdepan perlombaan kebaikan di mana zakat dan sedekah mereka tunaikan secara terang-terangan demi memotivasi semangat kebaikan orang lain? Lalu, bagaimana Anda melihat mereka yang tak mampu menjaga…

Send Us A Message